NDT Ultrasonic Test (UT)
NDT (Non-Destructive Testing) Ultrasonic Test adalah metode pengujian non-destruktif yang menggunakan pantulan gelombang ultrasonic untuk mendeteksi kerusakan atau cacat bagian dalam dan sub-surface pada material logam dan non logam.
Metode NDT Ultrasonic Test (UT)
- Kalibras Alat
Sebelum digunakan, alat harus dikalibrasi menggunakan blok standar (calibration block) untuk memastikan akurasi sinyal dan kedalaman cacat yang terdeteksi. Kalibrasi menjadi langkah vital agar hasil pengujian valid. Proses ini juga membantu teknisi menyesuaikan pengaturan alat sesuai jenis material dan ketebalan benda uji. - Pembersihan awal saat material akan dilakukan pengujian
Kondisi permukaan benda uji harus diperhatikan, permukaan harus bersih dari segala macam kotoran yang dapat mengganggu proses pengujian seperti oli/grease, karat, debu dan jenis kotoran lainnya. Couplant diaplikasikan setelah pembersihan untuk memastikan kontak sempurna antara transduser dan permukaan uji. - Pengujian Material
Transduser digerakkan di atas permukaan material untuk mengirimkan gelombang ultrasonik. Pantulan gelombang dari dalam material akan membentuk pola di layar yang menunjukkan keberadaan cacat. - Pencatatan Data & Evaluasi Hasil
Sinyal pantulan diinterpretasi sebagai data numerik atau grafis. Hasilnya dibandingkan dengan standar kualitas material. Evaluasi dilakukan oleh teknisi bersertifikat untuk memastikan validitas hasil.
Sertifikasi Personnel NDT Ultrasonic Test (UT)
Personnel yang dapat melakukan NDT Ultrasonic Test sekaligus dapat membuat laporannya, adalah personnel dengan sertifikat NDT Ultrasonic Test Level 2. Sertifikasi terkait magnetic test biasanya dikeluarkan berdasarkan standarisasi sbb:
- ASNT (American Society for Nondestructive Testing)
- PCN (Personnel Certification in Nondestructive Testing))
- ISO 9712
Peraturan Dan Referensi Teknis
- Structural Welding Code Steel, AWS D 1.1.
- ASME 2007 Code Section I, V article 4, VIII Div. 1, VIII Div. 2 dan ASME B31.1