Shop Inspection / Inspeksi saat Proses Fabrikasi
Shop Inspection adalah serangkaian kegiatan pengendalian kualitas (inspeksi) produk yang dilakukan saat produk masih dalam proses fabrikasi di manufaktur. Shop inspection bertujuan untuk memastikan bahwa proses fabrikasi dan manufaktur peralatan dilakukan sesuai spesifikasi teknis, standar mutu, serta persyaratan kontrak sebelum pengiriman ke lokasi proyek, yang bertujuan untuk menjaga kualitas produk fabrikasi sejak tahap awal produksi.
Tujuan Shop Inspection
- Memastikan proses fabrikasi sesuai gambar kerja dan spesifikasi teknis
- Memverifikasi mutu material, komponen, dan hasil fabrikasi
- Mengawasi tahapan pekerjaan kritis di workshop
- Mengidentifikasi potensi deviasi sejak tahap produksi
- Mendukung kelancaran proses pengiriman dan instalasi di site
Item pemeriksaan yang dilakukan dalam Shop Inspection
1. Inspeksi Material dan Komponen
- Pemeriksaan material masuk (incoming material inspection)
- Verifikasi sertifikat material dan dokumen mutu
2. Inspeksi Proses Fabrikasi
- Monitoring proses pemotongan, perakitan, pengelasan, dan finishing
- Verifikasi metode kerja dan kepatuhan terhadap prosedur fabrikasi
3. Inspeksi dan Pengujian
- Inspeksi dimensi dan visual
- Monitoring pengujian non-destruktif (NDT) dan/atau functional test
4. Inspeksi Pra-Pengiriman (Pre-Shipment Inspection)
- Verifikasi kelengkapan, penandaan, dan kondisi produk yang akan dikirim
- Pemeriksaan kesiapan produk sebelum dikirim ke lokasi proyek
5. Pelaporan dan Rekomendasi
- Penyusunan laporan hasil shop inspection
- Penyampaian temuan, ketidaksesuaian, dan rekomendasi perbaikan
Standar dan Acuan Teknis
- Inspection and Test Plan (ITP)
- Fabrication/ Manufacuring Procedure
- Spesifikasi teknis dan dokumen kontrak proyek
- SNI (Standar Nasional Indonesia) terkait material dan fabrikasi
- ISO terkait sistem manajemen mutu dan inspeksi
- ASTM / ASME (jika relevan) untuk material dan fabrikasi
- Standar teknis lain yang disyaratkan dalam proyek