Pressure Vessel Inspection
Pressure Vessel Inspection adalah proses pemeriksaan dan pengujian yang dilakukan untuk memastikan bahwa bejana tekan (pressure vessel) dalam kondisi aman dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Secara umum, inspeksi pressure vessel dilakukan pada saat proses fabrikasi dan saat Instalasi di lapangan.
Tujuan Pressure Vessel Inspection
– Memastikan kesesuaian dengan regulasi dan standar
– Mendeteksi kerusakan atau kelemahan
– Meningkatkan keselamatan operasional
– Mengurangi risiko kecelakaan atau ledakan
Item pemeriksaan yang dilakukan dalam Pressure Vessel Inspection
Secara umum, Inspeksi Pressure Vessel dilakukan pada saat proses fabrikasi dan instalasinya di lapangan.
Untuk item pemeriksaannya masing-masing sebagai berikut:
a. Inspeksi saat proses fabrikasi:
- Review Dokumen
- Material receiving inspection
- Cutting Inspection
- Fit-up Inspection
- Welding Inspection
- NDT
- Hydrotest
- Painting Inspection
- Preshimpent Inspection
b. Inspeksi saat Proses Instalasi di Lapangan
Pemeriksaan Dokumentasi:
- Drawing
- Dokumen inspeksi sebelumnya
- Spesifikasi teknis
Pemeriksaan Visual:
- Kondisi fisik vessel
- Posisi dan orientasi vessel
- Koneksi pipa dan fitting
Pemeriksaan Dimensi:
- Ukuran dan bentuk vessel
- Posisi dan ukuran nozzle
- Ketinggian dan level vessel
Pemeriksaan Sistem Pendukung:
- Pondasi dan penyangga vessel
- Sistem pipa dan katup
- Sistem proteksi korosi
Pemeriksaan Keselamatan:
- Katup pengaman (safety valve)
- Sistem alarm dan indikator
- Sistem pemadam kebakaran
Standard Dan Referensi Teknis
- ASME Section VIII
- ASME Section IX
- API 510 – Pressure Vessel Inspection Code
- ASTM
- SNI
- Regulasi keselamatan kerja dan lingkungan