Inspeksi

Factory Acceptance Test (FAT) Witness Inspection

Factory Acceptance Test (FAT) Witness Inspection adalah inspeksi saat proses pengujian Peralatan/ Produk  yang dilakukan di pabrik (factory) untuk memastikan bahwa peralatan atau Produk yang diproduksi memenuhi spesifikasi dan standar yang ditetapkan sebelum dikirim ke lapangan.

 

Tujuan Factory Acceptance Test (FAT) Witness Inspection

– Memastikan kesesuaian dengan spesifikasi dan standar

– Mendeteksi kerusakan atau kesalahan sebelum pengiriman

– Meningkatkan kualitas dan keandalan peralatan

– Mengurangi risiko kesalahan atau kegagalan di lapangan

 

Item pemeriksaan yang dilakukan dalam Factory Acceptance Test (FAT) Witness Inspection

  1. Pemeriksaan Dokumentasi:

– Sertifikat material & Peralatan Pengetesan

– Dokumen fabrikasi

– Spesifikasi teknis

  1. Pemeriksaan Visual:

– Kondisi fisik peralatan

– Labeling dan identifikasi

  1. Pengujian Fungsional:

– Pengujian operasi

– Pengujian sistem kontrol

– Pengujian alarm dan indikator

  1. Pengujian Kinerja, misalnya:

– Pengujian kapasitas

– Pengujian tekanan

– Pengujian suhu

  1. Pemeriksaan Keselamatan, Misalnya:

– Katup pengaman (safety valve)

– Sistem proteksi kebakaran

– Sistem alarm dan indikator

 

Standard Dan Referensi Teknis

  • Spesifikasi teknis dan kontrak proyek
  • Inspection and Test Plan (ITP)
  • FAT Procedure
  • ISO
  • IEC
  • ASME
  • API
  • ASTM
  • SNI