Analisa Struktur Bangunan Gedung
Analisa Struktur Bangunan Gedung adalah proses evaluasi dan perhitungan yang dilakukan untuk memastikan bahwa struktur bangunan gedung dapat menahan beban dan gaya yang bekerja padanya, seperti beban gravitasi, beban angin, beban gempa, dan lain-lain.
Tujuan Analisa Struktur Bangunan Gedung
- Memastikan keselamatan dan keandalan struktur
- Mengoptimalkan desain struktur
- Mengurangi biaya konstruksi dan perawatan
Item pemeriksaan yang dilakukan dalam Analisa Struktur Bangunan Gedung
- Review Dokumen Teknis (gambar struktur, Soil test, Loading data, dan dokumen lainya)
- Inspeksi Visual Struktur, Pengecekan Dimensi, dan Pengujian Struktur diantaranya: Hammer Test, Rebar Scanning Test, Carbonation Test, Hardness Brinell Test, UPV Test, Coredrill +Uji tekan beton, dan Verticality check. Untuk Item pengujian struktur yang dipilih menyesuaikan dengan kebutuan Assessment yang dilakukan.
- Pemodelan 3D struktur dengan software struktur (ETABS/SAP2000)
- Pembebanan dan kombinasinya sesuai rencana dan mengacu pada SNI terbaru
- Pengecekan struktur utama atas (Kolom, Balok dan Pelat lantai)
- Pengecekan Struktur bawah (tiebeam, pilecap dan pondasi)
- Pengecekan Sambungan baut (jika ada).
Peraturan Dan Referensi Teknis
- SNI-1727-2020 tentang Perencanaan Pembebanan untuk Rumah dan Gedung.
- SNI 1726-2019 tentang Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung.
- SNI 2847-2019 tentang Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung.
- SNI 1729-2020 tentang Spesifikasi Untuk Bangunan Gedung Baja Struktural.
- SNI 7972: 2020, Sambungan ter prakualifikasi untuk rangka momen khusus dan menengah
- Dan Standard acuan lainnya.